Mulai sekarang janganlah  sembarang mengkonsumsi makanan jika tak ingin kena kanker. Inilah 10 makanan yang sebaiknya Anda batasi karna diduga sebagai pemicu kanker

Sehati.my.id Anda tentu tahu bahwa makanan olahan umumnya mengandung gula yang tinggi, lemak, dan natrium. Jika dikonsumsi, apalagi dalam jumlah berlebih, risiko Anda untuk mengalami obesitas bisa meningkat berlipat lipat ganda. Bahkan, tak menutup kemungkinan bahwa Anda juga bisa terjangkit kanker akibat mengonsumsi makanan tersebut.

Hingga kini belum diketahui penyebab sel kanker bisa muncul di tubuh manusia. Hanya saja ada beberapa faktor risiko yang membuat sel kanker berkembang cepat. Salah satunya dari pola makan tak sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari Live Strong, Selasa (18/6), ada beberapa makanan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kanker. Sehingga ada baiknya untuk dibatasi. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam JNCI Cancer Spectrum pada Mei 2019, pola makan yang buruk adalah faktor pendorong tingginya jumlah diagnosis kanker. Pada 2015, jumlah itu mencapai lebih dari 80 ribu kasus.

“Pola makan dapat memainkan peran penting dalam risiko kanker, terutama ketika melihat gaya hidup secara keseluruhan,” kata Ahli Gizi Klinis Senior dan Spesialis di Dana-Farber Cancer Institute, Stacy Kennedy, RD.

Menurutnya, Harus membiasakan diri dengan memulai pola makan yang baik terdiri dari sayuran atau buah, seperempat protein tanpa lemak dan seperempat biji-bijian utuh. Dan jangan lupa untuk cukup minum air putih. Lalu, apa saja makanan yang pemicu kanker?

Pelabelan tersebut digunakan untuk mengevaluasi diet pada lebih dari 470.000 orang dewasa. Setelah mengoreksi faktor-faktor lain seperti kebiasaan olahraga dan merokok, tim peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang punya pola diet kurang baik memiliki risiko tertinggi kanker perut, kolorektal, saluran pernapasan, kanker hati, kanker paru-paru (untuk pria), dan kanker payudara (untuk wanita).

Adapun makanan yang disebutkan dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker. Berikut ini adalah makanan pemicu kanker,mari simak bersama-sama:

1. Makanan yang dipanggang

Daing Panggang

Makanan yang di panggang terlalu panas

Para pecinta makanan yang dipanggang, berhati-hatilah! Masalahnya bukan pada tingkat kematangan daging. Hal ini lebih kepada pada cara memasak daging di atas panggangan yang bersifat karsinogenik, apalagi jika menggunakan arang. Ketika daging merah dipanaskan pada suhu tinggi, timbul zat karsinogen Heterocyclic amines atau HCA. Namun, hal ini hanya berlaku pada daging merah saja, dan ayam atau ikan tidak masalah bila dibakar.

2. Makanan fermentasi

makanan fermentasi

Makanan yang di fermentasikan

Makanan fermentasi sedang naik daun belakangan ini. Sebab, makanan tersebut diyakini memberikan segudang manfaat karena mengandung bakteri baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna.

Hal tersebut memang benar, tapi tidak sepenuhnya. Karena makanan fermentasi itu sendiri umumnya mengandung kadar garam (natrium) yang tinggi, sehingga dihubungkan dengan peningkatkan risiko kanker perut.

“Studi telah menemukan tingkat kanker yang lebih tinggi pada populasi Asia yang mengonsumsi banyak kimchi dan ikan asap yang difermentasi,” kata pendiri Medical Offices of Manhattan, Robert Segal, MD.

3. Daging awetan atau charcuterie

Daging Awetan

Daging Awetan

Contoh daging yang telah diawetkan, seperti sosis, ham, dan salami. Meski memiliki rasa yang khas, proses pada charcuterie dapat membentuk nitrit―senyawa yang ditemukan dapat meningkatkan risiko kanker kolon.

4. Minuman beralkohol

Minuman berakohol

Minuman yang berakohol

Direktur ilmiah penelitian epidemiologi untuk American Cancer Society (ACS), Mia Gaudet, PhD, berkata bahwa asupan alkohol dalam takaran sedang hingga berlebih berhubungan erat dengan peningkatkan risiko kanker.

5. Lemak tak jenuh

Salmon

Lemak Jenuh

Lemak trans memang belum secara pasti berhubungan dengan kanker. Akan tetapi, terdapat satu studi yang menemukan bahwa pasien kanker payudara yang mengonsumsi makanan mengandung lemak trans memiliki kemungkinan 78 persen lebih tinggi untuk meninggal dalam waktu 7 tahun sejak didiagnosis dibandingkan dengan mereka yang menghindari makanan jenis ini.

6. Daging merah

Daginh Mentah

Daging yang mentah

Menurut American Institute for Cancer Research, daging sapi, babi, bahkan domba bisa meningkatkan risiko kanker. Disebutkan bahwa makan lebih dari 18 ons total daging merah setiap minggu dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal.

7. Soda

Minuman Soda

Minuman Soda

Terlalu banyak minum manis terbukti dapat meningkatkan berat badan, dan keadaan tersebut merupakan salah satu faktor yang diduga kuat turut meningkatkan risiko kanker.

“Semakin banyak lemak tubuh yang Anda miliki, semakin tinggi tingkat estrogen yang bersirkulasi, dan itu meningkatkan peluang Anda mengembangkan kanker payudara dan organ reproduksi,” ujar pendiri Medical Offices of Manhattan, Robert Segal, MD.

8.  Popcorn yang dimasak di microwave

Popcorn Microwave

popcorn microwave

Microwave dilapisi dengan zat antilengket yang mengandung PFOA (karsinogen). Penelitian mengatakan, bahan kimia tersebut dapat meningkatkan risiko kanker hati, kanker testis, dan kanker pankreas pada hewan yang dijadikan uji coba.

9. Saus tomat kalengan

Saos tomat kaleng

Saos tomat kalengan

Produsen saus tomat kalengan biasanya menggunakan kaleng berjenis bisphenol A (BPA). BPA dapat mengganggu produksi hormon seks, meningkatkan risiko kanker payudara dan prostat. Karena keasamannya yang tinggi, tomat cenderung menyerap bahan kimia dari lapisan kaleng dan membuatnya menjadi sumber BPA yang jauh lebih pekat.

10. Minuman panas

Minuman panas

Minuman yang panas

Ada bukti yang menunjukkan bahwa menyajikan minuman pada suhu 65 derajat celsius atau lebih tinggi dapat meningkatkan risiko kanker esofagus (kerongkongan). Para peneliti percaya bahwa suhu tinggi dapat merusak jaringan, dan membuatnya rentan terhadap perkembangan lesi kanker.

Itu dia beberapa makanan yang diduga kuat dapat meningkatkan berbagai jenis kanker. Meski belum dapat dibuktikan sepenuhnya, tak ada salahnya untuk selalu waspada dan berhati-hati. Akan lebih baik bila Anda membatasi atau menghindari jenis makanan atau minuman yang disebutkan di atas, agar tubuh terus sehat dan bugar.

 

Bagikan artikel ini: