Halo Sobat Sehati! Pada artikel sebelumnya, kita sempat membahas tentang pentingnya untuk memiliki pola hidup yang sehat. Selain punya pola makan yang sehat dan bergizi, serta memiliki istirahat yang cukup untuk tubuh kita, kita juga perlu untuk olahraga secara teratur. Tubuh yang kita miliki membutuhkan waktu untuk bergerak dengan olahraga. Olahraga merupakan aspek yang sangat penting untuk memiliki gaya hidup yang sehat. Kenapa penting untuk melakukan olahraga? Apakah kamu tahu dampak dari kurangnya olahraga? Apa dampaknya apabila kita jarang berolahraga? Berikut adalah dampak-dampak apabila kita jarang berolahraga:

 

  1. Resiko gangguan kesehatan

Aktivitas yang kita lakukan, terutama aktivitas fisik, mampu mempengaruhi tubuh karena dapat memompa darah ke seluruh organ di tubuh kita. Olahraga mampu memberikan berbagai keuntungan untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Organ seperti jantung, setelah aktivitas olahraga dapat menjadi lebih kuat karena respons ketegangan. Tanpa adanya olahraga, kita tidak dapat memperkuat jantung kita dan malah memperburuk kesehatan.

 

Selain itu, ada resiko kesehatan lain yang harus diketahui, seperti kanker. Kanker merupakan penyebab kematian kedua tertinggi di dunia. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh World Health Organization, ditemukan bahwa banyak jenis kanker disebabkan oleh kurangnya olahraga dan bermalas-malasan. Sebaliknya, apabila kita berolahraga secara teratur, maka kegiatan tersebut dapat menurunkan resiko kanker.

 

  1. Menjadi tidak bersemangat dan mudah lelah

Ketika energi didalam tubuh kita tidak digunakan dengan baik, maka ada berbagai konsekuensi, seperti tubuh akan menjadi tidak berenergi dan semakin malas untuk beraktivitas. Itu karena metabolisme didalam tubuh melambat akibat jarangnya olahraga. Tidak heran, kita seringkali akan merasa sangat lelah, karena otot-otot kita kurang terlatih untuk berolahraga. Riset mengatakan bahwa kurangnya olahraga dapat meningkatkan resiko osteoporosis atau pengeroposan tulang.

 

Dengan mengerakkan tubuh kita, otot-otot dan persendian akan rileks dan darah akan mengalir ke seluruh bagian didalam tubuh dengan baik, sehingga dapat mengurangi rasa sakit/ pegal-pegal.

 

  1. Menyebabkan tubuh pegal-pegal

Tubuh kita akan terasa pegal apabila kita kurang berolahraga. Hal itu disebabkan oleh otot-otot dan persendian yang ada didalam tubuh kita yang kurang digerakkan. Itu adalah kode dari tubuh kita, untuk segera melakukan aktivitas dan memulai olahraga kembali. Jika kita memulai olahraga kembali, maka seluruh tubuh akan bergerak dan darah di tubuh kita akan mengalir ke seluruh tubuh, sehingga akan mengurangi rasa pegal dan sakit.

 

  1. Berat badan naik

Riset dari Journal of Strength and Conditionig Research (2012) mengatakan bahwa, atlet yang berhenti untuk latihan selama lima minggu dapat meningkatkan persentase lemak di dalam tubuhnya sejauh dua belas persen, dan meningkatkan berat badan dan lingkat pinggang. Sangat wajar apabila kita jika sudah berminggu-minggu tidak berolahraga akan merasakan kalori yang berlebih dan meningkatnya berat badan akibat aktivitas tubuh yang berkurang dan meningkatnya rasa malas didalam kegiatan sehari-hari yang dilakukan.

 

  1. Tidak pernah merasa kenyang

Ketika kita kurang berolahraga, tubuh akan merasa lelah. Ini disebabkan oleh adanya hormon ghrelin (yang mengatur rasa lapar) yang berlebih akibat rasa lelah yang ditimbulkan dengan faktor kurangnya olahraga. Banyaknya hormon ghrelin berakibat kita ingin makan lebih banyak sepanjang hari, sepanjang saat. Terbukti, olahraga adalah pengendali nafsu makan yang ampuh. Orang yang berolahraga rutin dapat mengendalikan tubuhnya, terutama hormon tersebut dengan baik.

 

  1. Tidur tidak nyenyak

Olahraga sangat bermanfaat untuk tubuh kita, khususnya untuk melepas hormon endorphin dan serotonin yang membuatmu merasa senang dan rileks. Apabila kita kurang bergerak dan beraktivitas, maka hanya sedikit energi yang ‘dibakar’ didalam tubuh kita, dan memungkinkan kita untuk terjaga dalam waktu yang lebih lama dan bisa jadi sepanjang malam, karena energi yang tersimpan didalam tubuh kita tidak tersalurkan dengan baik.

 

Untuk mengantisipasi kita agar dapat tidur lebih nyenyak, disarankan untuk melakukan berbagai olahraga seperti yoga dan berenang. Olahraga tersebut bisa jadi sarana kamu untuk punya kualitas tidur yang baik di malam hari, serta kamu akan rasakan berbagai manfaat seperti lebih segar dan meningkatkan suasana hati.

 

Semoga kamu dapat mengerti dampak jarang olahraga dan kamu bisa mulai untuk berolahraga! Jangan lupa untuk juga pantengin artikel yang lain, seperti: Kurang Tidur? Ini dia 10 Dampak Negatif untuk Kesehatan, Air Lemon Menguruskan Badan. Bisakah?, Olahraga Mengecilkan Perut yang Anda Bisa Coba di Rumah, Minum Air Putih Penting?

 

Kamu juga bisa pantengin social media Sehati di Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube, karena ada banyak pengetahuan yang bisa kamu pelajari disana! Kamu juga bisa pantengin artikel dampak jarang berolahraga dan berbagai artikel gratis dan menarik lainnya di Blog Sehati. Sampai jumpa di artikel berikutnya, Sobat Sehati!

 

Sumber-sumber:

Popbela.com

Detik.com

Alodokter.com

Halodoc.com

Daya.id

Bobo.id

Kompas.com

Bagikan artikel ini: